Laporan Inventori
LAPORAN INVENTORI
Oke , kali ini saya akan memberikan 2 contoh inventori , yaitu Inventori Suku Cadang dan Inventori Di Rumah.
1. Inventori Suku Cadang
Berikut ini contoh step by step pembuatan inventory suku cadang yang prinsipnya dapat digunakan untuk mencatatkan komponen produk apapun juga.
Buat title untuk tabel inventory ini, nama perusahaan, serta tanggal pencatatan inventory ini.
Tabel inventory ini akan dibuat dalam dua kelompok dalam satu tabel. Karena itu pertama buat dulu sisi yang kiri.
Paling sisi kiri ini dengan memilih semuanya kemudian klik kanan dan pilih menu copy.
Kemudian letakkan di sisi kanannya dengan klik kanan dan pilih paste.
Beri tambahan total untuk menambahkan keseluruhan nilai inventory nantinya. Tampilan menjadi seperti berikut ini :
Anda bisa memasukkan nomor part di sisi kiri.
Dilanjutkan dengan memasukkan nomor part di sisi kanan. Anda bisa menambahkan jumlah baris sesuai jumlah part atau produk yang ada di gudang.
Isikan jumlah masing-masing part atau produk di kolom jumlah.
Kemudian isikan harga yang menjelaskan harga dari masing-masing produk atau part anda.
Untuk kolom harga, format dengan pemformatan uang dengan klik pada Rp Indonesia di tab home.
Hasilnya, kolom harga akan memiliki tanda rupiah seperti berikut ini :
Dengan cara yang sama, kolom total juga bisa diberi pemformatan Rp Indonesia.
Hitung nilai total dari produk dengan mengalikan harga dengan jumlah. Anda bisa menggunakan formula di sini.
Kemudian salin formula total ini kebawah.
Untuk sisi kanan, caranya sama, hitung nilai total produk dengan mengalikan jumlah dan harga.
Salin fungsi ini ke bawah juga.
Hitung subtotal untuk fungsi kiri, yaitu menggunakan sum untuk menghitung nilai total dari kolom total.
Hitung juga nilai subtotal untuk bagian kanan.
Hitung nilai keseluruhan dari inventori ini dengan menjumlahkan subtotal sebelah kiri dengan sub total bagian kanan sehingga diperoleh nilai total keseluruhan dari stock inventory yang ada.
Maka nilai total dari semua produk yang ada di inventory akan terlihat di sel total.
2. Inventori Di Rumah
Berikut ini contoh membuat tabel untuk menghitung inventory di rumah :
Buat title inventory, tanggal dan alamat rumah anda.
Buat beberapa kolom, seperti lokasi, deskripsi, tanggal, di mana, garansi, harga, kondisi, estimasi nilai, model serial, catatan dan foto. Anda bisa menghapus sebagian tabel kalau tidak diperlukan.
Isikan lokasi-lokasi yang ada di rumah pada kolom lokasi.
Isikan barang-barang yang ada di tiap-tiap lokasi dengan mengisikan di kolom deskripsi.
Tentukan kapan tanggal Anda membeli barang-barang tersebut (jika diperlukan).
Masukkan tempat membeli barang-barang di kolom Dimana.
Kalau barang tersebut ada garansinya, isikan di kolom Garansi.
Masukkan harga awal (beli) dari barang tersebut.
Kemudian masukkan estimasi nilai sekarang, Anda bisa menggunakan rasio tertentu.
Di kolom lainnya, Anda bisa memasukkan model, nomor seri, catatan dan foto jika diperlukan.
Maka tampilan sementara tabel terlihat seperti berikut ini :
SELESAI
Komentar
Posting Komentar